Download Terbaru


 Download Populer
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 1

No Members are currently logged in.
Login
Username:

Password:

  Registrasi?
HUBUNGI KAMI


PENGADILAN NEGERI PADANG

Jl. By Pass Km. 23 Anak Air Kota Padang

Jl. Khatib Sulaiman No. 80 Kota Padang

Sumatera Barat-Indonesia

Telp. (0751) 446901

Fax. (0751) 446901

email: pnpadang@yahoo.co.id

situs : www.pn-padang.go.id/


lihat Peta lokasi Kh.Sulaiman 


lihat Peta lokasi Anak Air 

SATUKAN TANGAN MENOLAK KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK

Oleh adminpn
Sabtu, 21 Maret 2015 14:23:37 Klik: 3749 Cetak: 344 Kirim-kirim Print version download versi msword

Para peserta pameranpun juga berlomba untuk dikunjungi para pelajar dengan memberikn aneka souvenir. Hal lainnya yang juga dinanti adalah talkshow. Narasumber dari Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komnas Perlindungan Anak, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Talkshow ini akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berjudul : Perlindungan Hukum terhadap Perempuan di Indonesia – antara Impian dan Kenyataan, dan sesi yang kedua berjudul : Akses Keadilan Anak ; Perspektif Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum.

Permasalahan hukum perempuan dan anak memang terus meningkat. Menurut Aris Merdeka Sirait, yang paling dominan menimpa anak adalah tindak kekerasan. "Ironisnya, yang melakukan tindak kekerasan adalah lingkaran pertama dari seorang anak seperti orang tua, saudara, dan guru". Lebih lanjut dijelaskan pemerintah mempunyai andil yang besar untuk melindungi anak-anak. Anak adalah bagian warga Negara yang harus dilindungi karena mereka merupakan generasi bangsa dimana pada masa mendatang melanjutkan kepemimpinan bangsa Indonesia. Setiap anak disamping wajib mendapatkan pendidikan formal seperti sekolah, juga wajib mendapatkan pendidikan moral sehingga mereka dapat tumbuh menjadi sosok yang berguna bagi bangsa dan negara. Sesuai dengan ketentuan Konvensi Hak Anak (Convention on the Rights of the Child).

Sudah selayaknya anak dan perempuan meyadari akan hak-haknya di mata hukum sehingga mereka dapat melakukan perlindungan terhadap dirinya sendiri. Sebagai simbol menolak kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, para peserta membubuhkan cap tangannya pada selembar kain putih. "Kita sengaja siapkan kain putih ini untuk para pengunjung pameran membubuhkan tangannya. Hal ini menunjukkan kepedulian dari para pengunjung untuk menyatukan tangan menolak kekerasan terhadap perempuan dan anak" tegas Ridwan Masnyur, Kepala Biro Hukum dan Humas MA.

Sumber : https://www.mahkamahagung.go.id/acc2107/level2.asp?bid=4295

 
Berita Berita Lainya Lainnya
. MA Gelar Kompetisi Inovasi Layanan Peradilan
Arsip Berita
Nopember 2009
Oktober 2011
Juli 2012
Mei 2013
Agustus 2013
Januari 2014
Maret 2014
Mei 2014
Juni 2014
Agustus 2014
September 2014
Oktober 2014
Januari 2015
Februari 2015
Maret 2015
April 2015
Mei 2015
Juli 2015
Agustus 2015
Desember 2015
Maret 2016
April 2016
Mei 2016
Oktober 2016
Januari 2017
Februari 2017
Maret 2017
Mei 2017
Juli 2017
Agustus 2017
September 2017
Desember 2017
Januari 2018
Februari 2018
April 2018
Mei 2018
Oktober 2018